WONOGIRI.RILISJATENG.COM – Tenaga Medis Puskesmas Giritontro bersama RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri mendatangi Balai Desa Tlogoharjo dalam rangka melaksanakan program Dokter Spesialis Keliling (SPELING). Kamis (23/7/2026). Sebanyak 103 pasien hadir menyambut program ini dengan sangat antusias.
Acara program SPELING secara resmi dibuka oleh Camat Giritontro, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap program SPELING yang memudahkan masyarakat di daerah terpencil untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dari Dokter Spesialis.
Selain pelayanan Dokter Spesialis, gabungan tenaga medis dari Puskesmas Giritontro dan RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri juga melakukan Program Active Case Finding (ACF) atau Penemuan Kasus Aktif. Program ACF dilakukan dengan cara skrining kesehatan secara masif di lokasi kegiatan. Langkah proaktif ini dilakukan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit, sehingga risiko komplikasi atau penyebaran penyakit lebih lanjut di tengah masyarakat dapat segera dimitigasi oleh tenaga medis sebelum kondisi pasien memburuk.
Menurut Kepala Puskesmas Giritontro drg. Danar Wulandari, sinergi antara program SPELING yang mengintegrasikan ACF dengan dukungan keahlian medis dari dokter spesialis RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso adalah kunci utama dalam mendekatkan layanan kesehatan spesialis ke desa-desa.
“Kami ingin memastikan setiap warga mendapatkan intervensi medis yang tepat tanpa terkendala jarak dan waktu,” katanya.drg. Danar menuturkan, selain aspek kuratif atau pengobatan, kegiatan SPELING Terintegrasi juga mengedepankan aspek preventif melalui edukasi berkelanjutan. Warga yang hadir diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Bagi warga yang hasil skrining ACF-nya menunjukkan gejala penyakit tertentu, tim medis langsung memberikan rekomendasi penanganan lebih lanjut dan panduan untuk tindak lanjut di fasilitas kesehatan tingkat pertama atau rujukan yang lebih spesifik,” imbuhnya.
Kesuksesan pelaksanaan SPELING Terintegrasi di Balai Desa Tlogoharjo ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sistem kesehatan berbasis komunitas. Dengan mendekatkan dokter spesialis hingga ke tingkat desa, masyarakat diharapkan tidak lagi merasa terhambat untuk mengakses hak kesehatan mereka, sekaligus menjadi model pelayanan kesehatan yang terus diperkuat di wilayah Kabupaten Wonogiri.
“Program prioritas ini tidak hanya mendekatkan akses fisik, tetapi juga memperkuat jaminan kesehatan masyarakat sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah yang lebih sehat dan sejahtera,” tandasnya.
Tak hanya pelayanan kesehatan, hari tersebut juga menjadi tonggak penting bagi pembangunan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Giritontro. Bersama Pemerintah Desa Tlogoharjo, Puskesmas Giritontro secara resmi mendeklarasikan Desa Tlogoharjo sebagai Desa Siaga TBC.
Deklarasi ini menandai komitmen bersama antara tenaga kese
hatan, pemerintah desa, kader, dan seluruh lapisan masyarakat Tlogoharjo untuk aktif memantau dan melaporkan gejala TBC di lingkungan sekitar, menghapus stigma negatif terhadap penderita TBC, mendukung pengobatan pasien TBC hingga tuntas, dan menciptakan lingkungan bersih dan sehat demi mencegah penularan TBC.







