WONOGIRI.RILISJATENG.COM – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Wonogiri bersama Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Wonogiri menggelar sosialisasi dan edukasi Literasi Masyarakat mengenai Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) berbasis QRIS pada Rabu (5/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung serentak di dua wilayah, yakni Kecamatan Jatisrono dan Kecamatan Kismantoro, ini didukung penuh oleh Bank Indonesia (BI) Solo dan Bank Jateng Cabang Wonogiri sebagai mitra strategis percepatan digitalisasi daerah. Acara dihadiri oleh BPKAD dan TP2DD Kabupaten Wonogiri, perwakilan Bank Jateng Wonogiri, Camat setempat, serta seluruh Kepala Desa dan perangkat desa se-Kecamatan Jatisrono dan Kismantoro.
Kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari rangkaian program besar Pemkab Wonogiri dalam menyalurkan 7.000 pcs minyak goreng sebagai stimulan dan apresiasi bagi wajib pajak yang melakukan pelunasan PBB-P2 secara non-tunai menggunakan QRIS. Sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan langsung (incentive) untuk mempercepat pembentukan ekosistem transaksi digital di tingkat desa, alokasi minyak goreng diserahkan secara simbolis kepada pihak kecamatan dan desa dengan rincian:
Kecamatan Jatisrono: Menerima sebanyak 1.407 pcs minyak goreng.
Kecamatan Kismantoro: Menerima sebanyak 1.228 pcs minyak goreng.
Sisa dari total alokasi 7.000 pcs minyak goreng tersebut didistribusikan secara bertahap ke kecamatan-kecamatan lain di wilayah Kabupaten Wonogiri yang turut menyelenggarakan program serupa.
BPKAD dan TP2DD Kabupaten Wonogiri menyampaikan bahwa kegiatan literasi ini tidak sekadar mengejar target penerimaan pajak daerah, melainkan edukasi berkelanjutan agar masyarakat semakin familiar dan nyaman memanfaatkan teknologi finansial berbasis QRIS.
Dukungan BI Solo dan Bank Jateng Wonogiri memastikan infrastruktur sistem pembayaran berjalan andal dan mudah diakses hingga ke pelosok desa. Kehadiran kanal QRIS Bank Jateng memberikan kepastian bahwa setiap transaksi pembayaran pajak tercatat secara real-time, aman, efisien, dan akuntabel.
“Program edukasi berhadiah minyak goreng dari total kuota 7.000 pcs ini sangat efektif dalam menarik minat warga desa untuk mencoba pembayaran non-tunai. Terima kasih kepada BPKAD, TP2DD, BI Solo, dan Bank Jateng yang telah memfasilitasi kemudahan ini bagi masyarakat kami,” ungkap salah satu Camat Jatsrono di sela-sela acara.
Dalam sesi edukasi dan teknis pelaksanaan, para Kepala Desa beserta perangkat desa dibekali pemahaman mengenai tata cara pendampingan warga saat melakukan pemindaian (scanning) QRIS serta mekanisme verifikasi bukti transaksi pembayaran untuk penukaran insentif minyak goreng.
Dengan keterlibatan aktif para Kepala Desa dan perangkat desa setempat, BPKAD dan TP2DD Kabupaten Wonogiri optimistis target penerimaan PBB-P2 di Kecamatan Jatisrono maupun Kismantoro dapat terealisasi lebih cepat sebelum masa jatuh tempo, sekaligus memperluas tingkat inklusi keuangan digital masyarakat di Kabupaten Wonogiri.
