GELAR ZOOM BERSAMA PENDATA, KECAMATAN NGUNTORONADI SOSIALISASIKAN HADIAH BAYAR PBB VIA QRIS DAN PENELITIAN OBJEK PAJAK

Kecamatan Nguntoronadi menggelar rapat koordinasi melalui Zoom Meeting bersama para petugas pendata PBB dari seluruh desa se-Kecamatan Nguntoronadi, Jumat (17/4/2026). Agenda utama rapat ini adalah sosialisasi program hadiah pembayaran PBB lewat QRIS serta pemantapan teknis penelitian keadaan objek PBB tahun 2026.

Sekretaris Camat Nguntoronadi, Narso dalam arahannya menegaskan bahwa kegiatan penelitian objek PBB merupakan tindak lanjut program penertiban data subjek dan objek PBB yang digelar BPKAD Kabupaten Wonogiri mulai 2 Maret hingga 20 Juni 2026.

“Data yang akurat menjadi kunci peningkatan penerimaan PBB. Karena itu peran petugas pendata di desa sangat penting,” ujarnya.

Teknis Penelitian dan Syarat Dokumen dalam pertemuan virtual tersebut dijelaskan secara terperinci. Dimulai dari Desa/kelurahan menunjuk Petugas Peneliti yang paham kondisi objek dan subjek PBB di wilayahnya.

“Petugas wajib mampu menjalankan aplikasi penelitian dan mencocokkan data/dokumen. Setiap desa akan didampingi petugas dari BPKAD,” terang Narso.

Sementara warga perlu mempersiapkan beberapa dokumen anata lain fotokopi sertifikat/Letter C/akta jual beli/hibah/warisan/dokumen kepemilikan lainnya, fotokopi KTP atau KK pemilik/yang menguasai/memanfaatkan objek pajak.

“Untuk sertifikat cukup nomor dan nama. Bisa diganti surat keterangan desa/kelurahan. Sementara Data objek, subjek PBB, dan peta per desa disiapkan BPKAD,” imbuhnya.

Narso menjelaskan bahwa pelaksanaan penelitian ini berlangsung dari tanggal 2 Maret hingga 20 Juni 2026 mendatang.

“Panduan penggunaan aplikasi lewat HP sudah disediakan BPKAD dalam bentuk video tutorial.

Narso menyebutkan bahwa Honor Petugas dan Anggaran-Anggaran jasa petugas peneliti, petugas administrasi PBB desa/kelurahan dan kecamatan, kepala desa/lurah, petugas kecamatan, hingga camat dibebankan pada DPA BPKAD.

“Honor petugas peneliti di desa/kelurahan sebesar Rp 5.000 per data valid<’ katanya.

Dalam sosialisasi ini, Kepala BPKAD Kabupaten Wonogiri, Moch. Chozinuddin Holil menyampaikan bahwa pembayaran PBB dengan menggunakan QRIS akan mendapatkan hadiah Minyak Goreng. BPKAD Kabupaten Wonogiri, telah menyiapakan hadiah sebanyak 7.000 liter minyak bagi 7.000 pembayar pertama. Selain itu masih ada undian hadiah lain yang diundi di akhir periode.

“Pendataan objek pajak ini akan membantu peningkatan penerimaan PBB. Ditambah program QRIS berhadiah, kami mengharap kesadaran warga membayar pajak semakin tinggi,” kata Holil.

Melalui Zoom Meeting ini, Kecamatan Nguntoronadi memastikan seluruh petugas pendata memahami alur penelitian dan siap menyampaikan informasi program hadiah ke warga. Pihak kecamatan mengimbau warga menyiapkan dokumen yang diperlukan dan memanfaatkan pembayaran digital QRIS agar lebih mudah dan berkesempatan dapat hadiah.

Pos terkait