RILISJATENG.COM- Hadir dalam kegiatan Bupati Joko Sutopo, Wakil Bupati Setyo Sukarno, Ketua DPRD Sriyono, Dandim 0728/Wonogiri Letkol (Inf) Deny Octavianto, Kapolres AKBP Andi M Indra Waspada Amirullah, Kajari Porman Patuan Radot, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Rais Torodji, masing-masing beserta istri.
Juga hadir para Anggota DPRD, Sekda Haryono beserta para Asisten Sekda, Camat se Kabupaten Wonogiri. para pimpinan dinas dan instansi, Direktur BUMD, Direktur Rumah Sakit, Pimpinan Ormas termasuk Ketua Himpunan Kerabat MangkuNegaran Suryosumirat (HKMNS) Mas Ngabei (MNg) Mulyanto dan perwakilan elemen masyarakat lainnya.
Dalam acara tersebut, dibacakan sejarah Kabupaten Wonogiri yang erat kaitannya dengan perjuangan Pangeran Sambernyawa. Perjuangan RM Said, tokoh pendiri Dinasti Mangkunegaran Surakarta ini, dilakukan untuk melawan ketidakadilan keraton dan penjajah Belanda.
Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan refleksi di usia Wonogiri ke-282 kembali kepada pemerintah yang diamanahi memimpin Wonogiri. Tanggung jawab itu dituangkan dalam visi dan misinya. “Kita ingin membuat Wonogiri maju, mandiri dan sejahtera yang kami pertanggungjawabkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah,” katanya.
Tantangan yang dihadapi sekarang adalah mengoptimalkan semua potensi yang dimiliki untuk mewujudkan visi dan misinya. Salah satu goal yang diinginkan adalah kemiskinan Wonogiri di satu digit.








